Melahirkan Santri Santri Siap Pakai (SISPAK) untuk Mengembalikan Peradaban Mulia
Bogor adalah sebuah kota yang terletak di provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak 59 km di sebelah selatan Jakarta, dan merupakan enklave Kabupaten Bogor. Pada pertengahan tahun 2022, jumlah penduduk kota Bogor sebanyak 1.099.422 jiwa, dengan kepadatan 9.278 jiwa/km². Bogor dikenal dengan julukan Kota Hujan, karena memiliki curah hujan yang lumayan sangat tinggi. Kota Bogor terdiri atas 6 kecamatan yang dibagi lagi atas sejumlah 68 kelurahan. Pada masa Kolonial Belanda, Bogor dikenal dengan nama Buitenzorg yang berarti tanpa kecemasan atau aman tenteram.
Bermodalkan nekat dan semangat untuk terus berbuat kebaikan, dr. Andhyka Sedyawan dan Usatdz Beben Wahyudi Nasution, dengan latar belakangnya seorang pengusaha memberanikan diri untuk membangun Masjid Penghafal Qur’an. PONDOK C.E.O dimulai pada tahun 2019, berawal dari Rumah persiapan sementara (rumah petak) di gang sempit, yang berdomisili di daaerah depok. Sekarang pondok CEO berada di Cinangneng, Tenjolaya, Bogor.
Masjid Muslim Billionaire dengan izin Allah sudah memiliki 4 pilar ini, dan berpusat di Cinangneng, Bogor. Baitul Qur’an yang berada dibawah naungan masjid ini semula bernama Pesantren Muslim Billionaire (PMB). Bertugas mencetak para penghafal dan hamilul Qur’an yang #JagoBisnis.
Seiring dengan perjalanan 1 tahunan kami menjalankan Baitul Qur’an ini, tampak ada kebutuhan-kebutuhan yang mengharuskan kami me-Rebranding dan me-Reposisi Baitul Qur’an PMB ini menjadi PONDOK C.E.O
Dan tentunya juga merevisi tujuan serta kurikulum agar tetap sesuai dengan harapan mencetak para santri SISPAK (Santri Siap Pakai).
Santri kami adalah ikhwan dan akhwat lulusan SMA, nilai rata-rata 8.0, dan masih di rentang usia 17-20 tahun. Kami melakukan Talents Mapping kepada setiap santri, ternyata tidak semua santri memiliki kecenderungan untuk menjadi pengusaha. Kalaupun iya, butuh waktu untuk santri memakan asam garam kehidupan dulu baru menjadi seorang pengusaha Jago Bisnis yang juga sebagai Pejuang Qur’an.
Tingginya kebutuhan Masjid-masjid peradaban di berbagai kota di Indonesia akan kualitas SDM yang baik. Tingginya kebutuhan orang-orang yang bisa menjadi pemimpin bagi gerakan-gerakan kebaikan di pelosok negeri. Tingginya kebutuhan akan orang-orang yang berkarakter Qur’ani untuk bisa memimpin sebuah perusahaan ataupun bisnis yang Amazing.
Pondok C.E.O adalah solusinya……
Sebuah pondok yang akan mencetak kader-kader Qur’ani yang siap menjadi pemimpin di berbagai peran dakwah membesarkan agama Allah SWT. C.E.O alias Chief Executive Officer, atau bisa juga Chief Everything Officer hehe…. Pada tahap awal pendidikan, mereka harus tau dan bisa melakukan Everything, alias melakukan semuanya. Agar kelak dia paham A-Z nya amanah tersebut ketika ada tim yang melakukannya.
Vertechen, Syahidan, Ngelotok! Itu yang diperintahkan Qur’an dalam hal profesionalisme berkarya. Pada saatnya nanti, mereka para C.E.O pun akan menjadi C.E.O / Direktur Utama dari banyak bisis berbasis masjid. Kenapa terbaik? Yes, karena ini perusahaan dimiliki langsung oleh Allah SWT.